LPAI Lamtim Kritik Paslon Yang Libatkan Anak Dalam Kampanye

Lampung Timur  | Mediagerbangnusa.com. Ketua LPAI Kabupaten Lampung Timur Rini Mulyati kritisi beberapa Paslon Gubernur Lampung 2018 yang melibatkan anak-anak dalam politik praktis di Kabupaten Lampung Timur, Rabu (21/03).

Menurut pantauan Rini Mulyati dari beberapa kampanye yang sudah dilakukan oleh beberapa paslon gubernur dikabupaten lampung timur kerap melibatkan anak-anak.

“Saya sangat mengecam dengan adanya kegiatan kampanye yang masih saja melibatkan anak anak dibawah umur, pasal nya sesuai dengan  UU Nomor 10 tahun 2016 pasal 16 dan pasal 280 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilu, dalam dua Undang-undang tersebut, tegas larangan untuk tidak melibatkan anak-anak dibawah umur dan melibatkan orang yang tidak memiliki hak pilih. Termasuk didalamnya anak-anak,” kata rini geram.

Rini melanjutkan, melibatkan anak di bawah umur dalam kegiatan kampanye itu pun tertuang dalam Undang-undang Nomor 35 tahun 2014  tentang Perlindungan Anak.

“Kalau mengacu pada Pasal 15 dan Pasal 76 H Undang-undang Perlindungan Anak itu jelas, akan dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda Rp100 juta,” dan yang diajak untuk kampanye itu adalah orang yang berhak untuk memilih, bukan anak-anak,” tegas rini.

Lebih jauh rini menguraikan jika sikap tegas panwas kabupaten lampung timur layak dipertanyakan karena hal tersebut sudah jelas melanggar undang undang pemilu dan tidak sesuai dengan fakta integritas yang dibuat oleh bawaslu propinsi lampung yang di tanda tangani oleh mereka sendiri.

“Diatas sudah saya jelaskan undang undang tentang pemilu tersebut, nah pertanyaannya jika panwaskab lampung timur memahami undang undang pemilu maka kenapa keterlibatan anak di bawah di bawah umur tidak menjadi suatu pelanggaran yang harusnya segera di tindaklanjuti dengan tegas dan sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yg berlaku di indonesia. (ali unus)

Editor : Yn

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *